Madu Angkak untuk DBD: Benarkah Bermanfaat bagi Kesehatan?
Madu Angkak untuk DBD: Benarkah Bermanfaat bagi Kesehatan?-pagaralampos-kolase
Pada periode tersebut, sebagian pasien dapat mengalami kebocoran plasma dan berkembang menjadi dengue berat.
Karena itu, perubahan kondisi pasien perlu diperhatikan meskipun suhu tubuh sudah turun.
BACA JUGA:6 Manfaat Undur-Undur bagi Kesehatan, Benarkah Bisa Jadi Obat Alami?
Tanda Bahaya yang Harus Segera Mendapat Pertolongan
Segera cari pertolongan medis apabila pasien mengalami:
- Nyeri perut hebat.
- Muntah berulang atau terus-menerus.
- Perdarahan dari gusi atau hidung.
- Muntah darah atau terdapat darah dalam tinja.
- Napas cepat atau kesulitan bernapas.
- Lemas berat, gelisah, atau mengantuk tidak seperti biasanya.
- Rasa haus yang berlebihan.
- Kulit terlihat pucat dan terasa dingin.
Gejala-gejala tersebut dapat mengarah pada dengue berat yang membutuhkan pertolongan medis segera.
BACA JUGA:Ini Perbedaan Telur Omega-3 dan Telur Biasa
Apakah Madu Angkak Bisa Menaikkan Trombosit?
Pertanyaan ini cukup sering muncul. Jawabannya, madu angkak tidak dapat dianggap sebagai obat yang terbukti mampu menaikkan trombosit DBD secara cepat.
Jumlah trombosit memang dapat berubah selama perjalanan penyakit dengue, tetapi angka trombosit bukan satu-satunya parameter yang menentukan tingkat keparahan.
Dokter juga mempertimbangkan kondisi umum pasien, tanda perdarahan, tekanan darah, hematokrit, jumlah urine, dan tanda kebocoran plasma.
Karena itu, jangan menunda pemeriksaan atau perawatan medis hanya karena pasien sudah mengonsumsi madu, sari kurma, atau produk herbal lainnya.
Apakah Angkak Aman untuk Semua Orang?
Belum tentu. Angkak mengandung monacolin yang secara kimia berkaitan dengan lovastatin.
Senyawa tersebut dapat mempunyai efek terhadap tubuh dan berpotensi menimbulkan masalah pada orang tertentu atau ketika dikonsumsi bersama obat tertentu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

