5 Infeksi Kulit Akibat Bakteri yang Sering Terjadi dan Tips Mengobatinya
5 Infeksi Kulit Akibat Bakteri yang Sering Terjadi dan Tips Mengobatinya-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM – Infeksi tidak hanya terjadi pada organ dalam, tetapi juga dapat menyerang kulit.
Salah satu pemicu yang paling sering adalah bakteri, yang biasanya menimbulkan gejala seperti kemerahan, pembengkakan, rasa nyeri, gatal, hingga demam pada kondisi tertentu.
Agar tidak berkembang menjadi lebih serius, infeksi kulit perlu ditangani dengan tepat. Berikut beberapa jenis infeksi kulit akibat bakteri yang kerap ditemukan beserta cara penanganannya:
1. Impetigo
Impetigo merupakan infeksi yang mudah menular dan sering menyerang anak-anak. Ciri utamanya adalah munculnya lepuhan merah di area wajah, terutama sekitar hidung dan mulut, serta bisa juga muncul di tangan dan kaki. Luka ini kemudian pecah dan membentuk kerak berwarna kekuningan.
Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung maupun benda yang terkontaminasi, seperti pakaian atau handuk.
Penanganannya biasanya menggunakan salep antibiotik yang dioleskan beberapa kali sehari. Sebelum pemakaian, area kulit perlu dibersihkan agar obat dapat bekerja maksimal.
2. Ecthyma
Ecthyma merupakan infeksi yang lebih dalam dan sering kali muncul akibat impetigo yang tidak ditangani dengan baik. Gejalanya berupa luka bernanah yang terasa lebih sakit dan dapat merusak lapisan kulit lebih dalam.
Untuk mengatasinya, biasanya diperlukan antibiotik dalam bentuk obat minum. Pada kondisi tertentu yang lebih berat, dokter dapat memberikan terapi melalui suntikan.
BACA JUGA:Generasi Terbaru OPPO: Find X9 Series dan Reno 15 Tawarkan Inovasi Teknologi dan Gaya Mewah
3. Selulitis
Selulitis termasuk infeksi yang cukup serius karena dapat menyebar ke jaringan tubuh lainnya. Gejalanya meliputi kulit yang tampak merah, bengkak, terasa hangat, serta nyeri saat disentuh. Beberapa penderita juga mengalami demam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
