Matangkan Kajian Pendirian BUMD Pagar Alam
Foto : Walikota Pagar Alam melakukan FGD rencana pendirian BUMD Ruang Rapat BPU Universitas Sriwijaya (Unsri), Selasa (13/10).--ist
PAGARALAMPOS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam terus mematangkan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui rencana pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Salahsatu upaya yang dilakukan yakni mendalami studi kelayakan bidang usaha, yang berpotensi dikembangkan agar mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi daerah.
Hal ini dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Laporan Studi Kelayakan Bidang Usaha bagi Pendirian BUMD di Kota Pagar Alam, yang dihadiri langsung Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, didampingi Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di Ruang Rapat BPU Universitas Sriwijaya (Unsri), Selasa (13/10).
FGD tersebut turut dihadiri Direktur BPU Unsri, Prof. Dr. H. Zulkifli Dahlan, M.Si., DEA, Ketua Tim Abdul Rohman, S.E., M.Si., serta tenaga ahli Anton Indra Budiman, Muhammad Hidayat, dan Nilam Kesuma.
Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam membahas sekaligus memperdalam hasil kajian mengenai berbagai peluang usaha, yang berpotensi dikelola melalui BUMD.
BACA JUGA:DPRD Sumsel Sebut Potensi Pendapatan Daerah Capai Rp2,47 Triliun, Batubara hingga BUMD Jadi Sorotan
BACA JUGA:BUMD Energi Jadi Perseroda, Pemprov Sumsel Tekankan Penguatan Tata Kelola
Kajian tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai peluang, tantangan, serta prospek usaha yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi dan kebutuhan Kota Pagar Alam.
Pendirian BUMD tidak hanya membutuhkan perencanaan yang matang, tetapi juga harus didukung kajian komprehensif agar bidang usaha yang dipilih benar-benar tepat, layak secara ekonomi, serta memiliki prospek keberlanjutan dalam jangka panjang.
“Melalui diskusi bersama tim akademisi dan tenaga ahli Unsri, Pemkot Pagar Alam berharap dapat memperoleh rekomendasi yang objektif dan terukur sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan bidang usaha yang akan dikembangkan,” ujar Kak Ludi.
BACA JUGA:Terima Audiensi Pemuda Muhammadiyah dan IMM, Wawako : Pemkot Siap Bekolaborasi
BACA JUGA:Pemkot Pagar Alam Gerak Cepat Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan GWPP
Dengan demikian, rencana pendirian BUMD diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi daerah, memperkuat perekonomian lokal, serta membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Pemkot Pagar Alam pun terus mendorong agar setiap tahapan perencanaan dilakukan secara cermat dan berbasis kajian, sehingga BUMD yang nantinya dibentuk memiliki arah usaha yang jelas, profesional, dan mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
