Jenis obat yang dapat menimbulkan efek tersebut antara lain obat tertentu untuk diabetes dan tekanan darah, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), kortikosteroid, antidepresan, serta obat yang mengandung hormon.
BACA JUGA:8 Khasiat Temu Putih yang Menarik, Termasuk untuk Mencegah Diabetes dan Kosmetik
Jika pembengkakan muncul setelah mulai mengonsumsi obat tertentu, jangan menghentikan obat secara tiba-tiba.
Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah keluhan tersebut berkaitan dengan obat yang digunakan.
Cara Meredakan Kaki Bengkak
Penanganan kaki bengkak bergantung pada penyebabnya.
Pembengkakan ringan akibat aktivitas atau posisi tubuh tertentu terkadang dapat berkurang setelah beristirahat.
Beberapa langkah yang dapat membantu meredakan keluhan antara lain:
- Menggunakan kaus kaki kompresi sesuai anjuran tenaga medis untuk membantu memperbaiki aliran darah.
- Mengangkat posisi kaki saat beristirahat agar lebih tinggi dari posisi jantung.
- Menghindari duduk atau berdiri dalam posisi yang sama terlalu lama.
- Menggerakkan kaki, lutut, dan pergelangan kaki secara berkala untuk membantu menjaga sirkulasi.
- Menjaga berat badan tetap ideal jika kelebihan berat badan menjadi salah satu faktor yang berkontribusi.
- Mengikuti pengobatan yang diberikan dokter jika pembengkakan disebabkan penyakit tertentu.
Penggunaan kompres dingin dapat membantu pada pembengkakan akibat cedera tertentu, tetapi cara ini sebaiknya disesuaikan dengan kondisi yang dialami.
Hindari merendam kaki yang mengalami luka terbuka atau gangguan sirkulasi tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Jika kaki membengkak secara terus-menerus, semakin parah, terasa sangat nyeri, sulit digunakan untuk berjalan, atau disertai sesak napas dan keluhan lainnya, segera periksakan diri ke dokter.
Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya sehingga penanganan dapat diberikan sesuai kondisi.