Gangguan sirkulasi tersebut dapat menyebabkan cairan menumpuk di berbagai bagian tubuh, termasuk kaki dan pergelangan kaki.
BACA JUGA:Benarkah Minyak Bulus Bermanfaat untuk Pria? Ini Fakta dan Risikonya
7. Gangguan ginjal
Ginjal berperan dalam mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh.
Ketika fungsi ginjal terganggu, tubuh dapat menahan lebih banyak cairan sehingga muncul pembengkakan, termasuk pada kaki.
Keluhan lain yang dapat menyertai gangguan ginjal antara lain mudah lelah, nafsu makan berkurang, sesak napas, atau perubahan frekuensi buang air kecil.
8. Penyakit hati
Hati membantu menjaga berbagai fungsi penting tubuh, termasuk menghasilkan protein yang berperan dalam mempertahankan keseimbangan cairan di dalam pembuluh darah.
Gangguan fungsi hati dapat mengubah keseimbangan tersebut dan menyebabkan cairan menumpuk di jaringan. Salah satu dampaknya dapat berupa pembengkakan pada kaki.
BACA JUGA:Kenapa Susu Sebaiknya Tidak Ditaruh di Pintu Kulkas?
9. Insufisiensi vena
Insufisiensi vena terjadi ketika pembuluh darah vena di kaki tidak mampu mengalirkan darah kembali ke jantung secara optimal.
Akibatnya, darah dapat berkumpul di bagian bawah tubuh dan menyebabkan kaki membengkak.
Pada kondisi tertentu, pembengkakan juga dapat disertai perubahan warna atau kondisi kulit pada kaki.
10. Efek samping obat
Beberapa obat dapat menyebabkan tubuh menahan cairan sehingga kaki atau pergelangan kaki mengalami pembengkakan.