Walaupun demikian, konsumsi tempuyung tidak boleh menggantikan obat tekanan darah yang telah diresepkan dokter.
5. Membantu mengontrol kadar asam urat
Flavonoid dan polifenol dalam tempuyung memiliki aktivitas yang berpotensi membantu mengurangi peradangan.
BACA JUGA:4 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Kaya Serat dan Baik untuk Jantung
Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya kemungkinan penghambatan terhadap enzim xantin oksidase, yaitu enzim yang terlibat dalam pembentukan asam urat.
Karena itu, tempuyung berpotensi menjadi bagian dari pengobatan pendukung, tetapi belum dapat disebut sebagai obat utama untuk penyakit asam urat.
6. Berpotensi membantu mengatasi infeksi saluran pencernaan
Tempuyung memiliki sejumlah senyawa yang menunjukkan aktivitas antibakteri dan antiradang.
BACA JUGA:Jangan Sepelekan Pepaya, Ini Sederet Manfaat Luar Biasa untuk Kesehatan Tubuh
Sifat tersebut membuatnya berpotensi membantu melawan mikroorganisme tertentu yang dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.
Namun, disentri dapat menyebabkan dehidrasi dan komplikasi sehingga tetap membutuhkan penanganan yang tepat, terutama jika gejalanya berat.
Cara Mengonsumsi Tempuyung
Tempuyung dapat ditemukan dalam bentuk daun segar, daun kering, bubuk, maupun produk ekstrak.
BACA JUGA:9 Jenis Labu yang Lezat dan Kaya Nutrisi untuk Mendukung Kesehatan
Daunnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan minuman atau masakan.
Teh Tempuyung