Kandungan kalium, flavonoid, dan senyawa tertentu dalam ekstraknya diketahui berpotensi membantu menghambat atau melarutkan kristal kalsium oksalat, salah satu komponen yang dapat membentuk batu ginjal.
2. Mendukung fungsi ginjal
Tempuyung juga dipercaya dapat membantu meningkatkan pengeluaran urine.
Proses tersebut dapat mendukung pembuangan zat sisa melalui saluran kemih.
BACA JUGA:Perlu Diketaui! 5 Manfaat Kiwi untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan!
Selain itu, aktivitas antiradang yang dimilikinya berpotensi membantu meredakan proses peradangan tertentu.
Meski demikian, tempuyung tidak dapat dianggap sebagai pengganti pengobatan medis untuk penyakit ginjal.
3. Membantu meredakan gejala alergi
Senyawa flavonoid yang terdapat dalam tempuyung berpotensi memengaruhi respons histamin dalam tubuh.
BACA JUGA:Menelusuri 5 Manfaat Mentega untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui
Oleh karena itu, tanaman ini secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan beberapa keluhan yang berkaitan dengan alergi.
Namun, efektivitas tempuyung sebagai obat alergi masih memerlukan pembuktian melalui penelitian klinis yang lebih kuat.
4. Berpotensi membantu menjaga tekanan darah
Ekstrak tempuyung diketahui memiliki potensi dalam memengaruhi mekanisme yang berkaitan dengan pengaturan tekanan darah.
BACA JUGA:7 Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan Tubuh, Minuman Bergizi yang Cocok Dikonsumsi Setiap Hari
Kandungan kalium di dalamnya juga berperan dalam keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.