Wasabi mengandung zat besi dalam jumlah kecil yang dapat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan harian mineral tersebut.
Asupan zat besi yang cukup penting untuk mendukung pembentukan sel darah merah dan membantu menurunkan risiko anemia apabila diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang.
5. Berpotensi menghambat perkembangan sel kanker
BACA JUGA:10 Khasiat Kolang Kaling yang Baik untuk Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh
Salah satu senyawa aktif dalam wasabi, yaitu 6-MITC (6-methylsulfinylhexyl isothiocyanate), telah diteliti karena memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker.
Sejumlah penelitian laboratorium menunjukkan potensi senyawa ini dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.
Namun, manfaat tersebut masih memerlukan penelitian klinis yang lebih luas sebelum dapat dijadikan dasar pengobatan.
Hal yang Perlu Diperhatikan
BACA JUGA:Panduan Memilih Sikat Gigi: Manual atau Elektrik, Mana yang Paling Efektif untuk Kesehatan Gigi?
Meskipun memiliki berbagai potensi manfaat, konsumsi wasabi sebaiknya tetap dilakukan dalam jumlah yang wajar.
Mengonsumsi wasabi secara berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan, seperti nyeri lambung atau sensasi terbakar di dada (heartburn).
Orang yang sedang hamil, memiliki gangguan pembekuan darah, akan menjalani operasi, atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu juga disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi wasabi secara rutin.
Apabila muncul keluhan setelah mengonsumsi wasabi, seperti nyeri perut, reaksi alergi, atau gangguan kesehatan lainnya, segera periksakan diri ke dokter agar memperoleh penanganan yang tepat.