Mengatasi Bisul di Ketiak: Penyebab, Pengobatan, dan Tips Pencegahannya

Selasa 14-07-2026,11:32 WIB
Reporter : Deka
Editor : Almi

Tempelkan kain bersih yang telah direndam air hangat pada area bisul selama 10–15 menit, sebanyak tiga hingga empat kali sehari.

Cara ini membantu meningkatkan aliran darah dan mempercepat proses keluarnya nanah secara alami.

BACA JUGA:Panduan Menghilangkan Mata Ikan, Kutil, dan Kapalan dengan Perawatan yang Tepat

Jaga Kebersihan Area Ketiak

Cuci area yang terkena menggunakan sabun berbahan lembut, kemudian keringkan dengan handuk bersih.

Hindari berbagi handuk atau pakaian untuk mencegah penyebaran bakteri.

Hindari Memencet Bisul

Memencet atau menusuk bisul sendiri dapat memperparah infeksi dan meningkatkan risiko penyebaran bakteri ke jaringan di sekitarnya.

Sebaiknya biarkan bisul pecah dengan sendirinya atau ditangani oleh tenaga medis bila diperlukan.

BACA JUGA:8 Manfaat Bawang Dayak untuk Kesehatan, Lengkap dengan Efek Samping dan Cara Mengonsumsinya

Gunakan Obat Sesuai Anjuran

Dokter dapat memberikan salep antibiotik, obat pereda nyeri, atau antibiotik minum apabila infeksi cukup berat atau menyebar.

Pada bisul berukuran besar, dokter mungkin melakukan tindakan drainase untuk mengeluarkan nanah secara aman.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri apabila mengalami kondisi berikut:

  • Bisul semakin besar atau berdiameter lebih dari sekitar 5 cm.
  • Nyeri semakin hebat dan mengganggu aktivitas.
  • Disertai demam, menggigil, atau tubuh terasa lemas.
  • Muncul garis kemerahan yang menjalar dari area bisul.
  • Bisul tidak membaik setelah satu hingga dua minggu perawatan di rumah.
  • Bisul sering kambuh atau muncul lebih dari satu sekaligus.

Bisul yang berulang dapat menjadi tanda adanya kondisi lain, seperti hidradenitis suppurativa atau gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan khusus.

Kategori :