BACA JUGA:Khasiat Daun Telang untuk Tubuh: Rahasia Herbal yang Baik bagi Kesehatan!
Di bidang pendidikan inklusif, seminar bertajuk “Peran Strategis Guru dalam Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus” digelar di SD Negeri 30 Palembang dan Real Islamic School Palembang. Seminar tersebut menghadirkan Monalisa Sukvadewi, M.Psi., Psikolog, seorang psikolog yang berkonsentrasi di bidang Psikologi Pendidikan dan Industri sebagai pemateri untuk memberikan penguatan kepada guru dan tenaga pendidik mengenai pendampingan inklusif di lingkungan sekolah, guna mencapai kesejahteraan subjektif yang baik.
Tidak hanya itu, seminar “Teman Curhat Sebaya: Menjadi Teman yang Siap Mendengar Sesama” juga diselenggarakan bagi siswa SMA di Kota Palembang. Kegiatan ini berlangsung di SMAN 10 Palembang, SMA IT Izzuddin, SMA IT Raudhatul Ulum, serta Sekolah Rakyat Menengah Atas 7 Palembang. Materi yang diberikan berfokus pada kemampuan mendengar aktif, empati, dan dukungan sebaya sebagai langkah awal menjaga kesehatan mental remaja.
BACA JUGA:BNN Gandeng Disdikbud Gaungkan War on Drugs for Humanity di Pagar Alam
Founder Optimal Psychology and Educational Center, Monalisa Sukvadewi, M.Psi., Psikolog, mengatakan bahwa KKN Rekognisi menjadi alternatif pengabdian yang memberi ruang lebih fleksibel bagi mahasiswa untuk tetap berkontribusi kepada masyarakat sesuai bidang keilmuan masing-masing.
“KKN Rekognisi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk tetap berkontribusi secara nyata melalui lembaga mitra, organisasi, maupun komunitas, sesuai kompetensi dan bidang keilmuan yang mereka miliki,” katanya.
Menurutnya, program-program yang dirancang mahasiswa sejauh ini dinilai mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, terutama ketika kegiatan yang dilakukan disusun berdasarkan kebutuhan di lapangan.
Ia berharap program KKN Rekognisi dapat terus dikembangkan melalui evaluasi dan penguatan kerja sama antara kampus dan mitra pelaksana agar pelaksanaannya semakin terstruktur dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Khasiat Daun Meniran untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Alami!
“Jika program ini terus berlanjut, akan semakin banyak kegiatan yang berdampak dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa juga bisa memberikan kontribusi nyata melalui keilmuan yang mereka miliki,” ujarnya.
Sementara itu, Erma Soesilowati, S.Psi., Psikolog juga berharap ke depan program KKN Rekognisi dapat diperkuat melalui skema kerja sama yang lebih formal antara perguruan tinggi dan lembaga mitra.
“Harapannya ada kerja sama yang lebih terarah dan terkontrol agar pelaksanaan program semakin optimal,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen UIN Raden Fatah Palembang dalam mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjalankan kewajiban secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui keilmuan yang dimiliki.