Menebar Ilmu dan Kepedulian, KKN Rekognisi UIN Raden Fatah Hadirkan Program Psikoedukasi

Rabu 13-05-2026,01:27 WIB
Reporter : Rian
Editor : Almi

PALEMBANG – Upaya meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan anak dan remaja terus dilakukan melalui berbagai pendekatan edukatif.

Menebar Ilmu dan Kepedulian, KKN Rekognisi UIN Raden Fatah Hadirkan Program Psikoedukasi

Melalui program KKN Rekognisi, mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang menghadirkan rangkaian psikoedukasi di sejumlah sekolah dan panti asuhan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan literasi kesehatan mental masyarakat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang terus didorong UIN Raden Fatah Palembang melalui kolaborasi dengan organisasi profesi dan lembaga mitra.

Agenda pengabdian ini dijalankan oleh mahasiswa KKN Rekognisi 84 Kelompok 4, yakni Filzah Syakiroh Ranau Pati dan Aliya Khairun Nisa, dengan bimbingan dosen pembimbing lapangan Rina Pebriana, M.Pd, yang turut didukung oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Sumatera Selatan serta Optimal Psychology and Educational Center sebagai mitra pelaksana.

BACA JUGA:Teh Telang Bukan Sekadar Cantik, Ini Manfaatnya untuk Pikiran dan Suasana Hati!

Berbagai kegiatan disusun untuk menjangkau kelompok sasaran yang beragam, mulai dari anak-anak panti asuhan, siswa sekolah menengah, hingga guru dan tenaga pendidik sekolah inklusif.

Fokus utamanya adalah membangun kesadaran kesehatan mental, kemampuan mengenali emosi, serta penguatan dukungan sosial di lingkungan pendidikan.

Ketua HIMPSI Wilayah Sumatera Selatan, Erma Soesilowati, S.Psi., Psikolog, menilai program KKN Rekognisi menjadi langkah strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga melatih mahasiswa agar lebih kreatif dalam menyesuaikan program dengan kebutuhan nyata di lapangan.

BACA JUGA:Jarang Dilirik, Buah Hitam Ini Ternyata Punya Segudang Manfaat untuk Kesehatan Tubuh!

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat secara langsung. Program seperti ini penting didukung karena dapat memperluas pengalaman mahasiswa melalui kolaborasi dengan praktisi maupun akademisi,” ujarnya.

Koordinasi kegiatan turut melibatkan Ketua Bidang V Pengabdian Masyarakat HIMPSI Sumsel, Mardiyah Hayati, M.Psi., Psikolog. Sementara pelaksanaan dan supervisi kegiatan didukung oleh founder Optimal Psychology and Educational Center, Monalisa Sukvadewi, M.Psi., Psikolog.

Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah sosialisasi “Mindful Me: Kenali Diri Lewat Jurnaling” di Panti Asuhan Cahaya Kemuning. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenali dan mengekspresikan emosi secara sehat lewat aktivitas journaling. Program ini juga mendapat dukungan pendanaan dari Dompet Dhuafa Wilayah Sumatera Selatan.

Selain itu, mahasiswa juga menghadirkan sosialisasi “Mengenal Macam-Macam Profesi Lewat Dongeng Boneka” di Panti Asuhan Bakti Mulia. Pendekatan interaktif melalui cerita dan boneka dipilih untuk membantu anak-anak mengenal berbagai profesi dan cita-cita dengan cara yang menyenangkan.

Kategori :