7. Mansaf di Yordania
Sebagai hidangan yang paling ikonik di Yordania, mansaf memiliki makna khusus dalam perayaan Ramadan.
Daging domba dimasak secara perlahan menggunakan saus jameed, yaitu yogurt fermentasi yang memberikan rasa asam yang khas dan kaya.
Mansaf umumnya disajikan di atas nasi kunyit dan roti shrak yang tipis, kemudian ditambah dengan taburan kacang pinus dan almond. Hidangan ini biasanya dinikmati secara bersama dalam satu nampan besar, mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat saat berbuka.
8. Ramazan Pidesi di Turki
BACA JUGA:Menyusuri Kuliner Depok: Hidangan Favorit yang Wajib Dicoba
Selama bulan Ramadan di Turki, antrean panjang di depan toko roti menjadi hal yang biasa menjelang magrib.
Ramazan pidesi menjadi makanan yang selalu dicari karena hanya tersedia saat Ramadan.
Roti bulat yang mengandung ragi ini memiliki pola permukaan berbentuk berlian atau belah ketupat, serta ditaburi dengan wijen dan biji nigella.
Dengan tekstur lembut di bagian dalam dan sedikit renyah di bagian luar berkat adonan yang diperkaya susu, roti ini biasanya dinikmati bersama zaitun, keju, mentega, atau irisan daging pastirma, menjadikannya pelengkap sederhana yang selalu dinantikan setiap tahun.
BACA JUGA:Menjelajahi Cita Rasa India: Surga Kuliner dengan Keunikan yang Mendunia
9. Moi Moi di Nigeria
Di Nigeria, moi moi menjadi opsi berbuka yang kaya gizi dan mengenyangkan.
Hidangan ini terbuat dari kacang polong hitam yang dihaluskan dan dicampur dengan paprika, bawang bombai, dan cabai, lalu dikukus bersama telur, ikan, atau daging.
Adonan biasanya dibungkus dengan daun pisang atau dimasukkan ke dalam wadah tertutup sebelum dikukus hingga padat seperti kue gurih.