Untuk itu, disepakati pembangunan empat flyover di Muara Enim guna mengurai potensi kemacetan saat arus mudik berlangsung.
Pemprov Sumsel juga meminta penegasan larangan angkutan batu bara melintas di jalan umum selama periode mudik dan balik Lebaran.
BACA JUGA:Tol Terpeka Jadi Saksi Sejarah, Pesawat Tempur Pertama Mendarat di Jalan Tol Indonesia
BACA JUGA:Tinjau Progrres Jembatan Musi V, Wagub Sumsel Optimis Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026
"Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan pribadi dan bus antarkota," lanjut Herman Deru.
Di sektor transportasi laut, percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Tanjung Carat terus didorong sebagai bagian dari penguatan konektivitas logistik dan penumpang.
Sementara itu, penambahan penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang turut diusulkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang udara.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyebut kesiapan Sumsel menghadapi angkutan Lebaran berjalan cukup baik.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pergerakan jutaan pemudik dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
Pemerintah pusat, lanjutnya, juga menyiapkan kebijakan pendukung seperti diskon tarif tol pada periode tertentu.
"Kebijakan ini tentunya membantu kelancaran perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran tahun ini," pungkas Herman Deru.