Kelebihan utama cocopeat adalah menyimpan air. Artinya, Anda tidak perlu menyiram tanaman cabai setiap saat. Cukup siram saat permukaan media mulai terlihat agak kering.
Penyiraman berlebih pada cocopeat justru bisa memicu jamur pada pangkal batang cabai.
BACA JUGA:Tak Punya Halaman? Ini Inspirasi Kebun Cabai Rawit di Rumah yang Praktis dan Produktif
5. Pastikan Sinar Matahari Cukup
Tanaman cabai adalah pecinta matahari. Pastikan pot atau polybag Anda diletakkan di area yang terkena sinar matahari minimal 6-8 jam sehari.
Sinar matahari yang cukup akan merangsang pembungaan lebih cepat dan mencegah tanaman tumbuh "jangkung" (kurus dan tinggi).
6. Beri Ajir/Penopang Sejak Dini
Tanaman cabai yang ditanam di cocopeat cenderung memiliki media yang lebih gembur/ringan. Berikan batang bambu (ajir) sebagai penopang agar tanaman tidak roboh saat mulai terbebani buah yang lebat nantinya.
BACA JUGA:Ide Kebun Cabai Rawit di Rumah Tanpa Halaman, Tetap Bisa Panen Sendiri!
7. Pengendalian Hama Organik
Salah satu keuntungan cocopeat adalah minimnya hama tanah. Namun, hama daun seperti kutu kebul tetap bisa menyerang.
Semprotkan pestisida nabati dari campuran air sabun cuci piring dan bawang putih secara rutin dua minggu sekali sebagai langkah pencegahan.
Dengan menerapkan tips di atas, cabai rawit maupun cabai keriting Anda bisa dipanen lebih cepat dengan kualitas buah yang lebih segar dan bersih karena tidak bersentuhan langsung dengan tanah.