Pemkot PGA

Cara Memilih dan Merawat Kelengkeng Mini di Pekarangan Sempit Agar Tetap Produktif

Cara Memilih dan Merawat Kelengkeng Mini di Pekarangan Sempit Agar Tetap Produktif

Cara Memilih dan Merawat Kelengkeng-net-kolase

PAGARALAMPOS.COM - Memiliki pohon buah sendiri bukan lagi mimpi bagi warga perkotaan dengan lahan terbatas. Memasuki tahun 2026, tren budidaya buah dalam pot atau tabulampot semakin digemari sebagai solusi ruang hijau produktif.

Salah satu primadonanya adalah kelengkeng mini atau varietas genjah yang tetap bisa berbuah lebat meski ditanam di lahan sempit atau pot kecil.

Namun, menanam kelengkeng di lahan terbatas membutuhkan trik khusus, mulai dari pemilihan varietas yang tepat hingga teknik perangsangan buah.

BACA JUGA:5 Varian Pohon Kelengkeng Mini yang Pas untuk Halaman Rumah Kecil

Berikut adalah panduan praktis agar pohon kelengkeng Anda tumbuh pendek namun berbuah maksimal.

1. Memilih Bibit: Kunci "Pasti Berbuah"

Jangan asal membeli bibit jika lahan Anda sempit. Pastikan Anda memilih bibit hasil perbanyakan vegetatif (okulasi atau cangkok), bukan dari biji.

Bibit dari biji membutuhkan waktu lebih dari 7 tahun untuk berbuah dan pohonnya cenderung tumbuh sangat tinggi.

BACA JUGA:Tak Perlu Lahan Luas, Ini 5 Jenis Pohon Kelengkeng yang Cocok Ditanam di Halaman Rumah!

Beberapa varietas kelengkeng "mini" atau genjah yang sangat direkomendasikan untuk pekarangan sempit meliputi:

Kelengkeng Matalada: Sangat genjah (mudah berbuah), bijinya sekecil lada, dan tajuknya cenderung rimbun melebar sehingga mudah dikontrol tingginya.

Kelengkeng Pingpong: Memiliki karakter batang yang unik dan buah sebesar bola pingpong. Sangat cocok sebagai tanaman hias produktif di teras.

Kelengkeng Diamond River: Memiliki daun yang lurus dan sangat rajin berbuah tanpa perlu perlakuan khusus (pembosteran).

Kelengkeng Ruby Longan (Merah): Memberikan nilai estetika tinggi dengan daun dan buah berwarna merah kecokelatan yang cantik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: