Tanpa Tanah Tetap Subur! 7 Tips Tanam Cabai Pakai Cocopeat agar Berbuah Lebat dan Cepat Panen
Tips Tanam Cabai Pakai Cocopeat-net-kolase
PAGARALAMPOS.COM - Harga cabai yang sering fluktuatif membuat banyak ibu rumah tangga dan penghobi berkebun mulai melirik budidaya mandiri di rumah.
Namun, kendala lahan sempit dan tanah yang kotor sering jadi penghalang. Solusinya? Gunakan media tanam cocopeat.
Cocopeat adalah media tanam organik yang terbuat dari serabut kelapa. Di tahun 2026 ini, tren menanam dengan cocopeat semakin populer karena kemampuannya menahan air 10 kali lebih baik daripada tanah biasa dan teksturnya yang sangat ramah bagi pertumbuhan akar cabai.
Agar tanaman cabai Anda tidak hanya sekadar tumbuh tapi juga berbuah lebat, simak 7 tips rahasia berikut ini:
BACA JUGA:Anti Gagal! Tips Menanam Cabai Rawit Hijau di Polybag untuk Hasil Panen Maksimal
1. Proses Cuci Cocopeat (Wajib!)
Jangan langsung menggunakan cocopeat yang baru dibeli. Cocopeat mengandung zat tanin yang tinggi yang bisa menghambat pertumbuhan tanaman.
Rendam cocopeat dengan air bersih, remas-remas, lalu buang airnya. Lakukan 2-3 kali hingga air rendaman tidak lagi berwarna cokelat pekat.
2. Campur dengan Media Pendukung
Meski bisa digunakan murni, cocopeat tidak memiliki nutrisi alami seperti tanah. Untuk hasil maksimal, campurkan cocopeat dengan arang sekam dan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 2:1:1. Arang sekam berfungsi menjaga porositas agar akar tidak mudah busuk.
BACA JUGA:Panduan Menanam Cabai Rawit Hijau di Polybag agar Subur dan Berbuah Lebat
3. Perhatikan Nutrisi (Pupuk AB Mix atau NPK)
Karena cocopeat bersifat inert (tidak mengandung unsur hara), Anda harus rajin memberikan nutrisi tambahan. Gunakan pupuk cair atau pupuk NPK secara berkala.
Teknik siram "kocor" seminggu sekali sangat disarankan agar nutrisi langsung terserap oleh akar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
