Dari langkah para jamaah lahirlah jalur perdagangan yang mempertemukan bangsa

Minggu 14-09-2025,20:25 WIB
Reporter : Yogi
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Sejarah perjalanan haji tidak hanya menyimpan kisah spiritual semata.

Dulu perjalanan panjang menuju tanah suci melewati jalur darat dan laut.

Setiap rute yang dilewati para jamaah menjadi pintu interaksi budaya.

Dari sinilah jalur haji perlahan berubah menjadi jalur perdagangan penting.

BACA JUGA:Sejarah Tari Pendet: Dari Persembahan Sakral di Pura hingga Menjadi Ikon Budaya Bali!

Para jamaah haji dari nusantara misalnya harus singgah di pelabuhan besar.

Aceh menjadi titik awal yang menghubungkan kapal kapal ke timur tengah.

Di tempat inilah para pedagang mulai bertemu dan bertukar barang.

Haji tidak hanya ibadah namun juga kesempatan mengembangkan usaha.

BACA JUGA:Sejarah Tari Barong: Simbol Pertarungan Abadi Antara Kebaikan dan Kejahatan dalam Budaya Bali!

Jalur haji menjadi ramai oleh kapal dari berbagai negeri.

Kapal membawa jamaah sekaligus mengangkut rempah kain dan keramik.

Barang barang itu diperdagangkan di pelabuhan sepanjang perjalanan.

Dari Gujarat hingga Jeddah tercipta rantai dagang yang menguntungkan.

BACA JUGA:Sejarah dan Makna Tari Caci: Warisan Budaya Manggarai yang Menjadi Simbol Keberanian dan Identitas Lokal

Kategori :