Kol mengandung serat tidak larut yang mempermudah gerakan usus dan mencegah sembelit. Selain itu, kol juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan.
BACA JUGA:Pixel 10 Pro Fold Siap Meluncur, HP Lipat Google dengan Teknologi Terkini
BACA JUGA:Redmi Note 14 Pro: Melangkah Lebih Maju dengan Teknologi Canggih Terbaru
Membantu Menurunkan Berat Badan
Dengan kalori yang rendah dan kandungan serat yang tinggi, kol dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan saat diet.
Potensi Pencegahan Kanker
Kol termasuk sayuran cruciferous yang mengandung glukosinolat, senyawa yang dapat berubah menjadi zat antikanker seperti sulforaphane.
Senyawa ini membantu menetralisir zat karsinogen dan memperlambat pertumbuhan sel kanker.
Menjaga Kesehatan Tulang
Vitamin K dalam kol penting untuk menjaga kepadatan tulang dan membantu proses pembekuan darah, yang dapat mengurangi risiko patah tulang dan osteoporosis.
Mendukung Detoksifikasi Tubuh
Kol mengandung senyawa sulfur dan antioksidan yang membantu hati dalam menguraikan dan membuang racun dari tubuh.
BACA JUGA:Mengintip Teknologi dan Performa Terkini dari Tiger Reborn
Merawat Kesehatan Kulit
Kandungan vitamin C dan antioksidan pada kol mendukung produksi kolagen yang menjaga elastisitas dan kelembutan kulit, membantu memperlambat proses penuaan.