Minyak atsiri yang terkandung dalam buah pala memiliki efek menenangkan. Dalam pengobatan tradisional, bubuk pala sering dicampurkan ke dalam susu hangat sebagai obat alami untuk mengatasi gangguan tidur.
2. Meredakan Nyeri dan Peradangan
Sifat anti-inflamasi dari buah pala membuatnya efektif untuk meredakan nyeri sendi, otot, dan rematik. Minyak pala sering digunakan sebagai bahan dalam minyak gosok atau balsem untuk meredakan pegal-pegal.
3. Meningkatkan Sistem Pencernaan
BACA JUGA:Manfaat Cuka Apel bagi Kesehatan: Rahasia Alami untuk Gula Darah, Pencernaan, dan Berat Badan!
Buah pala mampu merangsang produksi enzim pencernaan, sehingga membantu mengatasi gangguan seperti perut kembung, diare, dan mual. Pala juga memiliki sifat karminatif yang membantu mengurangi gas dalam perut.
4. Menjaga Kesehatan Mulut
Kandungan antibakteri dalam pala dapat membantu melawan bakteri penyebab bau mulut dan infeksi gusi. Oleh karena itu, ekstrak pala sering digunakan dalam produk pasta gigi dan obat kumur alami.
5. Menjaga Kesehatan Otak
Senyawa miristisin dalam pala diyakini memiliki efek neuroprotektif, yaitu melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan potensi pala dalam meningkatkan fungsi kognitif dan mencegah penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
6. Mendetoksifikasi Hati dan Ginjal
BACA JUGA:Mengenali Ciri-Ciri Kram pada Perut: Penyebab, Gejala, dan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter!
Buah pala dipercaya mampu membantu membersihkan racun dari organ hati dan ginjal. Konsumsi pala dalam dosis yang tepat secara berkala dapat mendukung fungsi organ-organ vital tersebut.
7. Mengatasi Masalah Menstruasi
Dalam pengobatan tradisional, pala digunakan untuk mengatasi gangguan menstruasi seperti nyeri haid dan siklus tidak teratur. Efek relaksasinya membantu meredakan kejang otot pada perut saat menstruasi.