Pindang salai dibuat dengan proses pengasapan, yaitu dengan meletakkan ikan yang akan diasapkan sedikit jauh dari sumber asap.
Jarak yang digunakan kurang lebih 1 meter dengan suhu berkisar 40 hingga 50 derajat celsius.
Ikan diasapkan selama 20 hingga 30 jam.
Setelah diasapi, ikan didinginkan dengan cara digantung atau disusun dalam ruangan selama 24 jam.
Ikan salai akan dikemas dalam kemasan kotak dan dijadikan oleh-oleh makanan khas Sekayu, Musi Banyuasin.
BACA JUGA:Inilah Daftar Makanan Khas Jawa Timur yang Maknyus, Wajib Dicicipi!
4. Pindang Muba
Pundang muba adalah makanan khas sekayu, Musi Banyuasin, yang cukup terkenal.
Bahan dasarnya adalah ikan seluang, yaitu ikan air tawar berukuran kecil yang hidup di perairan Sungai Musi.
Ikan seluang memang biasa dijadikan penganan oleh masyarakat Musi Banyuasin.
Ikan ini mirip dengan ikan teri karena ukurannya sangat kecil, namun lebih besar dari ikan teri dan tidak asin.
Ikan seluang biasanya digoreng kering atau diberi tepung, kemudian disantap sebagai lauk bersama nasi dan sambal kemang.
Rasanya gurih dan membuat orang yang memakannya ingin mengambilnya lagi.
BACA JUGA: Inilah 10 Makanan Khas Lampung yang Wajib Dicoba!
5. Pindang Kepala Tapah
Pindang kepala tapah adalah makanan khas Sekayu, Musi Banyuasin, yang unik.