Sejarah Wisata Bawah Laut Basilika: Surga Tersembunyi di Kepulauan Sitaro!

Rabu 04-06-2025,11:53 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

Dukungan dari masyarakat sekitar juga menjadi kunci keberhasilan pengembangan destinasi ini secara berkelanjutan.

BACA JUGA:Candi Abang: Jejak Merah Peradaban Mataram Kuno yang Tersembunyi di Bukit Hijau Sleman!

Warga yang dahulu hanya bergantung pada hasil tangkap laut, kini mulai bertransformasi menjadi pelaku pariwisata—mulai dari pemilik homestay, penyedia jasa kapal, hingga instruktur menyelam bersertifikat.

Kolaborasi ini membawa manfaat ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan laut Basilika.

Keunikan Bawah Laut Basilika

Apa yang membuat Basilika begitu istimewa di mata penyelam profesional dan pecinta laut?

Jawabannya terletak pada keragaman biota laut, kondisi karang yang masih sehat, dan struktur bawah laut yang menantang sekaligus indah.

Spesies langka seperti penyu hijau, hiu karang, serta nudibranch (siput laut berwarna-warni) sering dijumpai oleh penyelam.

BACA JUGA:Senjata Tradisional sebagai Simbol Perjuangan di Monumen Bambu Runcing

Bahkan di beberapa titik, penyelam dapat menemukan dinding karang yang menjulang vertikal, celah-celah gua laut, serta situs kapal karam kecil yang mulai dihuni oleh aneka biota.

Selain itu, kejernihan air dan visibilitas yang mencapai 30 meter pada musim-musim tertentu menjadikan pengalaman menyelam di Basilika begitu tak terlupakan.

Potensi Arkeologis dan Budaya

Menariknya, kawasan Basilika tidak hanya menawarkan kekayaan biologis, tetapi juga memiliki potensi arkeologis bawah laut.

BACA JUGA:Memahami Sejarah Peristiwa Tanjung Priok: Luka Mendalam dalam Catatan Reformasi!

Dalam beberapa ekspedisi awal, ditemukan fragmen keramik dan artefak yang diduga berasal dari jalur perdagangan masa lampau.

Ini mengindikasikan bahwa wilayah Basilika pernah menjadi bagian dari jalur dagang maritim Nusantara, menghubungkan Sulawesi dengan kawasan Maluku dan Filipina.

Kategori :