Tidak hanya itu, masyarakat Sitaro masih mempertahankan tradisi budaya laut, seperti ritual "manggarai laut" yang dilakukan menjelang musim tangkap ikan, sebagai bentuk penghormatan terhadap laut sebagai sumber kehidupan.
Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan
Meskipun memiliki potensi besar, pengelolaan Basilika tetap menghadapi tantangan.
BACA JUGA:Sejarah Tugu Religi Gorontalo: Simbol Toleransi dan Spiritualitas dalam Keberagaman!
Ancaman perubahan iklim, meningkatnya jumlah wisatawan, dan tekanan eksploitasi sumber daya laut adalah risiko yang perlu diantisipasi dengan kebijakan yang bijak dan pendekatan komunitas.
Pemerintah daerah juga mendorong sertifikasi ekowisata agar pengelolaan Basilika tetap dalam koridor ramah lingkungan.