Sejak era kemerdekaan Indonesia, Pulau Senja tidak lagi memiliki peran strategis militer, namun tetap penting dari segi budaya dan lingkungan.
Beberapa peneliti dari universitas dan lembaga konservasi laut mulai tertarik meneliti keanekaragaman hayati sekitar pulau ini.
Terdapat terumbu karang yang relatif masih perawan, serta beberapa spesies laut endemik yang langka.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pulau Senja mulai dilirik sebagai tujuan wisata minat khusus.
Wisatawan yang datang bukan hanya mencari keindahan pantainya, tetapi juga ingin merasakan ketenangan dan spiritualitas yang ditawarkan oleh suasana pulau.
BACA JUGA:Sejarah dan Identitas Budaya: Mengenal Suku Tidore, Pewaris Kesultanan Maritim di Timur Nusantara!
Pemerintah daerah mulai merancang strategi pelestarian budaya dan ekologi Pulau Senja agar tidak rusak oleh eksploitasi berlebihan.