Sejarah Patung Dewa Murugan: Ikon Keagamaan dan Keajaiban Arsitektur!

Selasa 03-06-2025,11:16 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Patung Dewa Murugan di Batu Caves, Malaysia, adalah salah satu monumen keagamaan paling ikonik di Asia Tenggara.

Tidak hanya menjadi lambang spiritual bagi penganut agama Hindu, patung ini juga merupakan keajaiban teknik dan arsitektur modern.

Siapakah Dewa Murugan?

Dewa Murugan, juga dikenal sebagai Kartikeya, Skanda, atau Subramaniam, adalah dewa perang dalam mitologi Hindu dan merupakan putra dari Dewa Siwa dan Dewi Parwati.

BACA JUGA:Senjata Tradisional sebagai Simbol Perjuangan di Monumen Bambu Runcing

Murugan melambangkan keberanian, kemenangan atas kejahatan, dan kebijaksanaan dalam pertempuran spiritual. Ia digambarkan sebagai sosok muda yang gagah, bersenjatakan lembing suci yang disebut "Vel".

Batu Caves: Tempat Suci yang Menjadi Pusat Perayaan

Tempat ini telah menjadi lokasi penting untuk festival Thaipusam, sebuah perayaan besar yang menghormati Murugan.

Ribuan peziarah dari berbagai belahan dunia datang setiap tahun untuk mengikuti prosesi dan ritual yang penuh pengabdian.

Termasuk tradisi membawa "kavadi", persembahan berbobot yang dibawa di tubuh sebagai bentuk penebusan dosa.

BACA JUGA:Sejarah Suku Batak: Jejak Leluhur, Budaya, dan Identitas dari Tanah Toba!

Proyek Pembangunan Patung

Pembangunan patung ini dimulai pada tahun 2004 dan memakan waktu hampir tiga tahun untuk diselesaikan.

Proyek ini diprakarsai oleh pihak pengelola Kuil Sri Subramaniar Swamy dengan bantuan donasi masyarakat serta dukungan dari berbagai organisasi keagamaan dan budaya Tamil.

Kategori :