Pada remaja perempuan, hormon estrogen dan progesteron belum stabil di awal masa pubertas, sehingga siklus haid belum teratur.
Olahraga Terlalu Berat
Latihan fisik yang berlebihan atau intensitas olahraga tinggi dapat menyebabkan stres pada tubuh, yang kemudian mengganggu keseimbangan hormon menstruasi.
Perubahan Berat Badan Secara Drastis
Kenaikan berat badan yang signifikan dapat meningkatkan kadar estrogen, sehingga memengaruhi siklus haid dan bahkan menyebabkan amenore (tidak haid).
BACA JUGA:Segudang Manfaat Rumput Laut yang Perlu Kamu Ketahui untuk Kesehatan Tubuh!
BACA JUGA:Manfaat Buah Ketapang: Kaya Nutrisi untuk Kesehatan Tubuh
Efek Alat Kontrasepsi
Pil KB atau alat kontrasepsi hormonal lainnya dapat memengaruhi siklus haid, terutama saat baru mulai digunakan atau setelah penghentian pemakaian.
Perimenopause
Wanita yang memasuki usia 40-an mungkin mengalami siklus haid yang tidak teratur akibat penurunan produksi hormon estrogen.
Gangguan Tiroid
Baik kelebihan (hipertiroidisme) maupun kekurangan (hipotiroidisme) hormon tiroid dapat memengaruhi produksi hormon reproduksi, sehingga menyebabkan haid tidak lancar.
Penyakit Radang Panggul
Infeksi bakteri yang menyerang organ reproduksi dapat menyebabkan peradangan di area panggul, sehingga mengganggu siklus haid.
BACA JUGA:Tak hanya itu, Bunga Melati Berwarna Putih ini juga Memiliki banyak Manfaat untuk Kesehatan Tubuh!