Tradisi dan Warisan Suku Batak Pakpak: Jejak Sejarah yang Menawan

Senin 19-05-2025,03:55 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Suku Pakpak adalah salah satu sub-suku dari rumpun Batak yang bermukim di wilayah Sumatera Utara, khususnya di kawasan Tapanuli Utara. Mayoritas populasi mereka berada di Kabupaten Dairi, yang menyebabkan mereka sering dijuluki sebagai "Pakpak Dairi".

Selain itu, kelompok masyarakat ini juga banyak ditemukan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Bahasa dan Kehidupan Harian

Bahasa utama yang digunakan oleh masyarakat Pakpak adalah Bahasa Pakpak, yang termasuk dalam rumpun Austronesia.

Meski demikian, mayoritas masyarakat juga fasih menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua.

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Pakpak hidup berdampingan dengan alam.

BACA JUGA:Menguak Fakta Sejarah Rengasdengklok: Penculikan Demi Kemerdekaan!

BACA JUGA:Sejarah Monumen Kebulatan Tekad: Simbol Perlawanan Rakyat Ambarawa Menolak Penjajahan Kembali!

Aktivitas utama mereka adalah bertani, dengan komoditas seperti padi, sayuran, dan buah sebagai hasil utama.

Kopi dan kemiri menjadi produk khas yang turut menopang perekonomian warga.

Keyakinan dan Sistem Kepercayaan

 Sebagian besar masyarakat Pakpak saat ini menganut agama Kristen Protestan. Namun sebelum masuknya agama-agama besar, sistem kepercayaan tradisional yang berbasis animisme sangat kuat dalam kehidupan mereka.

Keyakinan terhadap roh leluhur dan kekuatan alam masih membekas dalam berbagai upacara adat yang dilestarikan hingga sekarang.

BACA JUGA:Menyikapi Sejarah Museum Joang '45: Jejak Perjuangan di Tengah Jakarta!

BACA JUGA:Sejarah Pabrik Gula Kedaton yang Sebagian Bahan Bakunya dari Bekas Keraton Plered

Kategori :