Afghanistan Perang Terpanjang AS yang Berakhir dengan Kekosongan

Kamis 15-05-2025,16:12 WIB
Reporter : Yogi
Editor : Gelang

Dalam 20 tahun, Amerika menghabiskan lebih dari 2 triliun dolar. 

Ribuan tentaranya gugurTapi yang lebih tragis ratusan ribu warga sipil Afganistan kehilangan nyawa Anak-anak tumbuh di tengah ledakan. 

Perempuan sempat mencicipi pendidikan, tapi kini kembali ke bayang-bayang kekuasaan lama. 

Infrastruktur dibangun hanya untuk hancur lagi Lingkaran itu terus berputar.

BACA JUGA:Sejarah Benteng Kedung Cowek: Warisan Pertahanan dan Perjuangan di Surabaya!

“Nation building” adalah istilah yang sering diucapkan Tapi membangun negara dengan bom dan tank? Itu seperti menanam padi di gurun pasir.

Kenapa gagal? Mungkin karena misi berubah Awalnya memburu teroris. 

Lalu beralih ke membangun sistem pemerintahan Tapi sistem tanpa akar akan tumbang diterpa angin. 

Pemerintah Afganistan buatan Barat tak punya legitimasi di mata rakyatnya sendiri. 

BACA JUGA:Sejarah dan Misteri Gunung Masurai: Jejak Letusan Purba dan Legenda Gaib di Tanah Jambi!

Korupsi merajalela Militer lokal lemah Ketika Amerika pergi, sistem itu runtuh seperti istana pasir disiram ombak.

Taliban hanya perlu menunggu.

Kini, dua tahun setelah penarikan pasukan, dunia melihat kenyataan pahit. 

Perempuan kembali dilarang sekolah Media dibungkam Demokrasi? Tinggal kenangan Dunia barat marah. 

BACA JUGA:Sejarah Gunung Karang: Jejak Alam dan Spiritualitas di Ujung Banten!

Tapi marah dari jauh tidak mengubah apa-apa Dan rakyat Afganistan kembali hidup dalam ketakutan yang lama.

Kategori :