Sejarah Benteng None: Jejak Kolonialisme dan Perlawanan Lokal di Sulawesi Selatan!

Selasa 06-05-2025,15:30 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Di pesisir Sulawesi Selatan, berdiri sebuah bangunan tua yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah kolonial di Indonesia, yakni Benteng None.

Meski tak setenar Benteng Rotterdam di Makassar atau Benteng Duurstede di Saparua, Benteng None menyimpan kisah yang tak kalah penting dalam narasi perjuangan dan kekuasaan di masa lampau.

Benteng ini mencerminkan bagaimana kekuatan militer, perdagangan, dan politik saling bersinggungan dalam sejarah Nusantara.

Asal Usul dan Pembangunan

BACA JUGA:Terungkap! Fakta-Fakta Menarik Tentang Sejarah Mataram Kuno yang Jarang Diketahui

Benteng None dibangun pada abad ke-17, pada masa ketika kekuatan kolonial Eropa sedang berebut pengaruh di kawasan timur Indonesia.

Nama "None" sendiri diyakini berasal dari bahasa lokal yang berarti "perempuan bangsawan", meskipun ada pula versi yang menyebutkan bahwa nama itu diambil dari salah satu pemimpin adat setempat.

Pembangunan benteng ini tidak bisa dilepaskan dari peran Kesultanan Gowa dan Tallo, yang kala itu menjadi kekuatan dominan di wilayah Sulawesi Selatan.

Awalnya, benteng ini merupakan pos pertahanan lokal yang dibangun dari batu kapur dan tanah liat, namun setelah kedatangan Belanda, struktur bangunannya diperkuat dengan batu bata dan desain ala Eropa.

BACA JUGA:Sejarah Benteng Nassau: Saksi Bisu Penjajahan VOC dan Tragedi Berdarah di Banda Neira!

Tujuannya jelas: untuk mengontrol jalur perdagangan rempah-rempah dan menahan laju kekuatan asing lainnya, seperti Portugis dan Inggris, yang juga mengincar wilayah ini.

Peran Strategis Benteng None

Letaknya yang strategis menjadikan Benteng None sebagai salah satu titik penting dalam jaringan pertahanan maritim di kawasan timur Nusantara.

Dari benteng ini, pasukan Belanda dapat memantau pergerakan kapal-kapal dagang yang melintasi perairan sekitar.

BACA JUGA:Sejarah Benteng Makes: Saksi Bisu Perjuangan di Perbatasan Timur Indonesia!

Kategori :