BACA JUGA:Salah satu keajaiban dunia, Situs Gunung Padang, berhasil mengubah cara pandang kita terhadap dunia
Sementara itu, Candi Blandongan lebih kompleks, memiliki denah segi empat dengan empat tangga di setiap sisinya, menunjukkan struktur yang lebih maju dan fungsional.
Arsitektur yang unik ini menunjukkan perkembangan seni bangunan keagamaan yang berakar dari budaya lokal, namun telah mendapatkan pengaruh kuat dari India.
Hal ini memperkuat teori bahwa wilayah pesisir utara Jawa telah menjadi jalur penting dalam perdagangan dan pertukaran budaya internasional sejak masa awal Masehi.
Peran Candi Batujaya dalam Sejarah Nusantara
BACA JUGA:Jerman, Italia, Jepang Bersatu! Begini Awal Mula Poros Nazi Menguasai Dunia
Keberadaan Candi Batujaya menunjukkan bahwa wilayah Karawang pernah menjadi pusat penting peradaban kuno di Jawa Barat.
Beberapa arkeolog bahkan mengaitkan situs ini dengan Kerajaan Tarumanagara, salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang menganut Hindu dan Buddha.
Meskipun belum ada bukti tertulis yang secara langsung menghubungkan keduanya, letak geografis dan periode waktunya sangat berdekatan.
Candi Batujaya juga menjadi bukti bahwa sebelum pusat-pusat kekuasaan bergeser ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, kawasan pesisir barat Jawa sudah lebih dahulu mengalami proses urbanisasi dan religiusitas yang tinggi.
BACA JUGA:Kejayaan Kerajaan Majapahit dan Warisannya Mencakup 30 Wilayah di Nusantara
Ini membuka pandangan baru tentang sebaran peradaban awal di Nusantara yang tidak hanya terpusat di wilayah tengah dan timur.
Pelestarian dan Potensi Wisata
Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya warisan budaya, pemerintah dan sejumlah institusi akademis telah melakukan berbagai upaya pelestarian terhadap Candi Batujaya.
Program ekskavasi, pemugaran, serta pembangunan fasilitas pendukung terus dilakukan untuk menjaga situs ini dari kerusakan akibat waktu maupun aktivitas manusia.
Meski demikian, tantangan besar masih dihadapi, terutama dalam hal pengelolaan dan promosi. Situs ini belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat luas sebagai destinasi wisata sejarah.