PAGARALAMPOS.COM - Di tengah hiruk pikuk kehidupan Yogyakarta, terdapat sebuah lokasi yang menyimpan nuansa mistis dan sejarah yang mendalam.
Tempat tersebut dikenal sebagai Cepuri, yang diyakini sebagai titik pertemuan antara Raja Keraton Yogyakarta dan Nyi Roro Kidul, penguasa pantai selatan.
Berada di kawasan Pantai Parangkusumo, Cepuri kini menjadi destinasi spiritual yang sarat akan nilai historis dan kepercayaan tradisional.
Dahulu, area ini hanya berupa gundukan kecil menyerupai pulau, namun seiring waktu berkembang menjadi tempat yang lekat dengan legenda dan kisah supranatural.
Konon, Cepuri menjadi lokasi khusus di mana sang raja menjalin komunikasi batin dengan Nyi Roro Kidul, sosok yang dihormati sekaligus diselimuti aura misteri.
BACA JUGA:Sejarah Hotel PI – Puncak: Sisa Kemegahan yang Membeku dalam Waktu!
BACA JUGA:Sejarah Misteri Taman Rekreasi Bedugul: Jejak Masa Lalu yang Terlupakan di Bali!
Setiap malam Selasa Kliwon dan satu Suro, ribuan warga berkumpul di tempat ini untuk melakukan tirakat atau semedi, berharap mendapatkan berkah dari kekuatan spiritual yang diyakini ada di sana.
Dalam cerita rakyat, ada keyakinan bahwa setiap raja Mataram memiliki hubungan dengan Nyi Roro Kidul, dan salah satu larangan yang diturunkan adalah melarang penggunaan pakaian berwarna hijau di sepanjang pantai.
Larangan ini dipandang memiliki makna simbolis yang menghubungkan manusia dengan alam serta budaya mereka, khususnya dalam hubungan dengan kekuasaan Belanda pada masa tersebut.
SEJARAH
BACA JUGA:Bagaimana Corak Agama yang Dianut di Kerajaan Tarumanegara? Simak Sejarah Lengkapnya!
BACA JUGA:Sejarah Raja Mataram Kuno Tinggalkan 45 Prasasti Selama Masa Pemerintahannya!
Kepercayaan terhadap Nyi Roro Kidul tetap kokoh, meskipun wujudnya tidak tampak secara fisik. Sosok legendaris ini menjadi bagian dari warisan budaya dan spiritualitas masyarakat Jawa.
Ratu Kidul, dalam berbagai sebutannya, adalah sosok gaib yang paling dikenal dalam cerita-cerita lokal, menghubungkan dunia manusia dengan alam gaib.