Setelah wafatnya Rasulullah, Mariah menjalani kehidupannya dengan penuh ketakwaan dan terus mendekatkan diri kepada Allah.
Ia wafat lima tahun setelah Rasulullah berpulang, tepatnya pada bulan Muharram tahun ke-46 Hijriyah.
Kisah Mariah Al-Qibtiyah mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan bagaimana Islam memberikan penghormatan kepada setiap individu tanpa memandang status sosial mereka.
BACA JUGA:Sejarah Misteri Mahkota Kuno Blitar: Penemuan, Spekulasi, dan Fakta Sejarah!
BACA JUGA:Menyelami Sejarah Rumah Gapura Candi Bentar: Warisan Arsitektur Khas Bali!
Semoga kisah ini menjadi inspirasi bagi kita dalam menjalani hidup dengan ketabahan dan keikhlasan.