Struktur bangunan dihiasi oleh ukiran dan relief yang menggambarkan kisah-kisah mitologi Hindu ialah cerita Ramayana dan Mahabharata.
Pada bagian puncak, terdapat atap berbentuk meru bertingkat yang menambah kesan megah.
BACA JUGA:Sejarah Museum Angkut: Kisah Perjalanan dan Evolusi Dunia Transportasi di Indonesia
BACA JUGA:Apa Itu Alat Musik Yang Dikenal Dengan Nama Kolintang? Bagaimana Sejarah dan Fungsinya!
Relief dan Ornamen
Gapura ini memiliki hiasan berupa relief berbentuk kala (raksasa) yang biasanya melambangkan penjaga atau pelindung.
Beberapa relief menggambarkan adegan hingga kitab Hindu ialah Garudeya hingga Ramayana yang menunjukkan pengaruh budaya Hindu dan Buddha dalam Majapahit.
Fungsi dan Kegunaan
BACA JUGA:Sejarah Batik di Nusantara: Dari Zaman Kerajaan hingga UNESCO: Simbol Budaya Identitas Bangsa!
BACA JUGA:Apa Itu Alat Musik Yang Dikenal Dengan Nama Kolintang? Bagaimana Sejarah dan Fungsinya!
Berdasarkan penelitian, Gapura Bajang Ratu kemungkinan digunakan sebagai pintu masuk ke bangunan suci atau tempat peringatan bagi raja yang telah wafat.
Peran Gapura Bajang Ratu dalam Kerajaan Majapahit
Sebagai bagian dari pusat pemerintahan Majapahit gapura tersebut mempunyai peran penting dalam menunjukkan kebesaran arsitektur dan spiritualitas kerajaan.
BACA JUGA:10 Kaisar Romawi Kuno dengan Sisi Gelap yang Mengubah Jalannya Sejarah
BACA JUGA:Menjelajah Sejarah dan Budaya di Museum Mpu Tantular!
Pusat Ritual Keagamaan: Gapura tersebut kemungkinan besar menjadikan bagian hingga kompleks suci tempat para raja melakukan pemujaan.