Legenda Teucer dan Asal-Usul Troya: Warisan Mitologi dalam Sejarah Yunani Kuno

Minggu 06-04-2025,18:54 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

Dardanus kemudian menikahi putri Teucer dan menjadi penerus kekuasaan di wilayah tersebut karena Teucer tidak memiliki anak laki-laki sebagai pewaris takhta. Dari keturunan Dardanus, lahirlah Tros, sosok yang kemudian menamai kerajaan ini dengan namanya sendiri—Troy.

Awalnya, pusat pemerintahan mereka berada di kaki Gunung Ida. Namun, generasi berikutnya membangun lokasi yang lebih strategis sebagai pusat kerajaan.

Ilus dan Pendirian Kota Troya

Ilus, putra Tros, memainkan peran besar dalam pembangunan kota yang kelak dikenal sebagai Troya.

BACA JUGA:Sejarah Pulau Dana: Dari Kepercayaan Leluhur Hingga Isu Kedaulatan dan Potensi Ekowisata di Selatan Indonesia

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Pantai Biak: Keindahan Alam dan Jejak Sejarah yang Mendalam!

Dalam sebuah perlombaan di Frigia, Ilus memenangkan hadiah berupa seekor sapi dan mendapatkan petunjuk untuk mendirikan kota di tempat sapi tersebut berhenti beristirahat.

Mengikuti arahan ini, Ilus mendirikan sebuah kota yang dinamai Ilios, merujuk pada namanya sendiri. Seiring waktu, Ilios berkembang menjadi pusat kerajaan utama, dan nama Troy mulai digunakan secara luas untuk menyebut wilayah tersebut.

Oleh karena itu, dalam Iliad karya Homer, kota ini disebut dengan dua nama: Ilios dan Troya.

Kaitan Troya dengan Peradaban Yunani

Dalam Iliad, bangsa Troya digambarkan memiliki budaya, bahasa, dan sistem kepercayaan yang mirip dengan bangsa Yunani.

BACA JUGA:Sejarah Penemuan Homo floresiensis: Manusia Hobbit yang Mengubah Pandangan Kita Tentang Evolusi!

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Pulau Buaya: Jejak, Mitos, dan Perkembangan di Laut Nusantara!

Dionysius dari Halikarnassus bahkan berpendapat bahwa Troya merupakan bagian dari peradaban Yunani pada masanya.

Dari sudut pandang arkeologi, Troya pada Zaman Perunggu dikenal sebagai Wilusa dalam catatan bangsa Het, yang diyakini merupakan bentuk lain dari nama Ilios.

Salah satu dokumen Het bahkan mencatat seorang raja Wilusa bernama Alaksandu, yang diduga berkaitan dengan nama Yunani Alexandros.

Kategori :