Dinasti Umayyah di Andalusia
Setelah kejatuhan Kekhalifahan Umayyah di Timur Tengah, Abdurrahman bin Mu’awiyah mendirikan dinasti baru di Andalusia (756-1031).
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Api Mahengetang: Keajaiban Vulkanik di Bawah Laut!
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Pantai Biak: Keindahan Alam dan Jejak Sejarah yang Mendalam!
Cordoba berkembang pesat menjadi pusat intelektual dan budaya, menarik ilmuwan dari seluruh dunia, menjadikannya sebagai pusat keilmuan terkemuka di Eropa pada masa itu.
Kekhalifahan Abbasiyah
Memerintah dari tahun 750 hingga 1258, Kekhalifahan Abbasiyah mencatatkan masa kejayaan Islam.
Baghdad menjadi pusat ilmu pengetahuan dan filsafat, dengan Baitul Hikmah sebagai lambang kemajuan intelektual pada masa itu. Keberadaan ini membuka jalan bagi perkembangan ilmu pengetahuan di dunia Islam.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Misteri Lubang Buaya: Antara Fakta, Mitos, dan Kontroversi!
BACA JUGA:Sejarah Misteri Kota Bawah Laut di Danau Toba: Legenda yang Menghanyutkan Imajinasi!
BACA JUGA:Menilik Kisah Sejarah Kapal Hantu SS Ourang Medan: Misteri yang Menghantui Samudra!
Dinasti Samanid
Dinasti Samanid, yang berjaya dari 819 hingga 1005, memainkan peran penting dalam kebangkitan budaya Persia pasca runtuhnya Kekaisaran Sasaniyah.
Dinasti ini tidak hanya menyebarkan Islam di Asia Tengah, tetapi juga memperkaya seni dan sastra Persia, yang pengaruhnya bertahan lama.
Dinasti Seljuk