Suasana ini semakin terasa saat angin laut yg sepoi membawa kesegaran, menandingi panasnya sinar surya.
3. semua Serba perahu
Desa ini tidak hanya memberikan estetika alam namun juga keramaian kegiatan lokal yang menarik.
BACA JUGA:Mengenal Lebih Dekat Sejarah Suku Jawa: yang Terkenal Akan Tata Karma dan Lemah Lembut!
Pasar terapung, penjual kebutuhan pokok yg berkeliling dengan perahu, dan aktivitas pembuatan dan perawatan bahtera merupakan beberapa contoh yang menarik perhatian wisatawan.
Saat senja, langit berubah menjadi emas, maka pemandangan yang spektakuler dengan refleksi cahaya pada bagian atas air akan disajikan.
Sebab lampu berasal rumah-tempat tinggal yang terhubung sang jembatan kayu mulai menyala, desa pun lantas bermandikan cahaya yang syahdu.
4. Menginap pada tempat tinggal Atas Air
BACA JUGA:Mengenal Sosok Ken Arok dari Kerajaan Singasari yang Terkenal
Bagi wisatawan yang ingin merasakan menginap pada tempat tinggal pada atas air, ada pilihan homestay dengan harga yg terjangkau. ada yg membanderol tarif mulai asal Rp200.000 hingga Rp300.000 per malam.
Pengalaman ini memberikan kesempatan buat hayati seperti karakter pada film Avatar II: The Way of Water.
5. Mencicipi makanan Lokal
Makanan lokal jua menjadi daya tarik bertenaga, dengan sajian seperti lobster dan gurita yg siap memanjakan pengecap.
Restoran dan lapak di desa memperlihatkan kuliner laut yang segar pribadi asal tangkapan nelayan, memberikan cita rasa yg autentik dan segar. salah satu yang banyak direkomendasikan adalah lobster saus tiram.
6. Beli Suvenir serta oleh sang