PAGARALAMPOS.COM - Gunung Argomayang, yang terletak di Jawa Timur, menyuguhkan panorama alam memukau yang berpadu dengan legenda mistis yang mengakar kuat dalam tradisi masyarakat setempat.
Meski tidak sepopuler Gunung Semeru atau Bromo, Argomayang memiliki daya tarik unik berkat sejarah dan aura spiritual yang mengelilinginya.
Makna Nama dan Sejarah Argomayang
Nama "Argomayang" berasal dari bahasa Jawa Kuno, di mana "Argo" berarti gunung atau dataran tinggi, dan "Mayang" melambangkan keindahan atau bunga kelapa.
Nama ini menggambarkan keelokan pemandangan gunung, terutama saat matahari tenggelam, menciptakan suasana magis yang sulit dilupakan.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Terbentuknya Telaga Sarangan: dan Misteri Dibalik Legenda Keindahan Telaga!
BACA JUGA:Jejak Sejarah Nusa Penida Zaman Kerajaan: Sebagai Pulau Buangan yang Penuh Misteri!
Menurut cerita rakyat, Argomayang pernah menjadi tempat bertapa tokoh kerajaan masa lalu, termasuk seorang pangeran dari Majapahit yang mencari ketenangan jiwa.
Keyakinan ini memperkuat pandangan bahwa gunung tersebut memiliki energi spiritual yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang mendaki dengan niat tulus.
Cerita Mistis yang Mengitari Gunung
Banyak pendaki melaporkan mengalami kejadian mistis di Argomayang. Salah satu kisah yang sering beredar adalah suara gamelan yang terdengar samar saat senja, dipercaya sebagai tanda bahwa para leluhur sedang menggelar ritual gaib.
Ada juga cerita tentang kemunculan sosok pria tua dengan pakaian adat Jawa yang muncul tiba-tiba di tengah kabut.
BACA JUGA:Sejarah Candi Sari: Jejak Peradaban Mataram Kuno, Memiliki Arsitektur, dan Fungsinya!
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Candi Jawi: Letak, Fungsi, dan Peninggalan Sejarah Raja Kertanegara!
Sosok ini diyakini sebagai penjaga gaib yang melindungi pendaki yang menjaga sikap selama perjalanan.