Sejarah Singkat Tari Tor Tor: Menyimpan 5 Fakta Menarik dan Keunikan!

Selasa 04-03-2025,12:50 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

Ada pantangan yg tak boleh dilanggar sang para penari Tor Tor. salah  satunya ialah tangan penari tidak boleh melewati batas atas yaitu setinggi bahu tubuh.

Jika hal ini dilanggar, maka penari akan disebut menantang siapa pun pada adu tenaga batin, ilmu perdukunan, pencak silat serta lainnya yang ada di daerah acara tersebut.

tidak hanya itu saja, penari yang melanggar dipercaya akan mendapatkan kesialan pada hidupnya.

4. Sebagai medium komunikasi

BACA JUGA:Sejarah, Keunikan dan Berdirinya Pasar Triwindu di Solo: Ragam Koleksi Antik dan Unik!

Dari sisi kesenian, tari Tor Tor berfungsi menjadi tarian perayaan atau sebuah bentuk seremonial asal budaya Batak.

Selain itu, pada peruntukan upacara tata cara, tarian ini dipergunakan menjadi medium komunikasi buat masyarakat.

Hal ini tercermin berasal setiap gerakan tari Tor Tor. Penonton mampu melihat bagaimana hubungan serta motilitas berasal penari menggunakan semua anggota pada dalam sebuah upacara perayaan.

5. Penggunaan kain ulos

BACA JUGA:Menilik Sejarah Panjang Tari Topeng Cirebon: Jejak Makna Filosofis di Balik Tari Topeng Cirebon!

Penari Tor Tor umumnya memakai busana yang terbuat asal kain ulos.

Kain ulos artinya kain tradisional spesial  suku Batak yg mempunyai rona hitam, putih dan  merah, mempunyai ciri khas hiasan tenun dari benang yang terbuat dari emas atau perak.

Awal mulanya, penggunaan kain ulos ini terbatas yg digunakan menjadi selendang serta hanya akan dijumpai di upacara adat tertentu saja.

Tapi seiring perkembangan zaman, banyak wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Utara dan  akhirnya kain ini pun digunakan menjadi cenderamata spesial suku Batak.

Kategori :