PAGARALAMPOS.COM - Amandel, atau tonsil, adalah dua jaringan lembut yang terletak di bagian belakang tenggorokan, di sisi kiri dan kanan.
Fungsi utama amandel adalah untuk membantu melindungi tubuh dari infeksi dengan menyaring bakteri dan virus yang masuk melalui saluran pernapasan.
Setiap amandel dilapisi oleh sel mukosa yang serupa dengan bagian dalam mulut, dengan permukaan yang memiliki banyak celah dan lekukan kecil yang disebut kripta.
Kondisi ini memungkinkan penumpukan partikel seperti sisa makanan, bakteri, dan sel mati.
BACA JUGA:10 Manfaat Kesehatan Tersembunyi dari Biji Adas yang Perlu Anda Ketahui
BACA JUGA:Khasiat Ikan Gabus: Nutrisi Penting untuk Tumbuh Kembang Balita dan Kesehatan Ibu Hamil!
Batu Amandel (Tonsil Stone)
Batu amandel terbentuk ketika sisa makanan, kotoran, bakteri, dan bahan lainnya terperangkap dalam kripta dan mulai mengeras.
Proses ini disebut kalsifikasi, dan batu amandel dapat bervariasi dalam ukuran, dari beberapa milimeter hingga sebesar kacang polong.
Namun, sebagian besar batu amandel biasanya memiliki ukuran sekitar 3-4 mm, berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2013.
Faktor Penyebab Batu Amandel
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu amandel, di antaranya:
BACA JUGA:Nutrisi Otak dan Kesehatan Kulit. Manfaat Baik Bunga Telang dan Cara Mengkonsumsinya
BACA JUGA:Belum Terlalu Populer, Inilah 4 Manfaat Buah Bidara bagi Kesehatan Tubuh!
1. Kurangnya Kebersihan Mulut