Membuka Fakta, Benarkah Dampak Kenaikan Harga Emas Akibat Tanda-Tanda Inflasi Terhadap Pasar Global?

Sabtu 27-04-2024,06:32 WIB
Reporter : Jukik
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Harga emas dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis seiring dengan meningkatnya imbal hasil treasury AS setelah data ekonomi menunjukkan adanya tanda-tanda inflasi yang terus meningkat. 

Artikel ini membahas dampak naiknya harga emas terhadap pasar global dan faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga.

Menurut laporan CNBC, harga emas di pasar spot naik sebesar 0,6% menjadi USD 2.329,39 per ounce. Kenaikan ini terjadi setelah harga emas turun lebih dari USD 100 dari harga tertinggi sepanjang masa sebesar USD 2.431,29 per ounce pada tanggal 12 April. 

Penurunan harga emas tersebut dipicu oleh gejolak geopolitik dan perkiraan penurunan suku bunga oleh Bank Sentral AS atau The Fed.

BACA JUGA:4 Keistimewaan Emas dan Mengapa Mudah dilenturkan. Ternyata Karena Ini!

Meskipun pertumbuhan ekonomi AS melambat pada kuartal pertama 2024, data inflasi yang meningkat menunjukkan bahwa The Fed kemungkinan tidak akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. 

Analis senior RJO Futures, Bob Haberkorn, menyatakan bahwa harga emas dipengaruhi oleh data tambahan yang menunjukkan bahwa The Fed tidak akan mengubah kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Namun, imbal hasil Treasury AS juga mencapai level tertinggi dalam lebih dari lima bulan setelah data tersebut dirilis. 

Ini menyiratkan bahwa kenaikan suku bunga dapat menjadi katalisator penurunan harga emas, karena emas tradisionalnya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

BACA JUGA:Dinamika Pasar, Analisis Penurunan Harga Emas Antam di Pegadaian

Direktur perdagangan logam dari High Ridge Futures, David Meger, menyatakan bahwa meskipun harga emas mengalami kenaikan dramatis dalam beberapa minggu terakhir.

Saat ini emas sedang mengalami konsolidasi. 

Namun, perubahan dalam gambaran inflasi dapat mengubah tren harga emas dalam jangka pendek.

Data terkini tentang Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti bulan Maret akan menjadi perhatian utama. 

BACA JUGA:Harga Emas Tembus Rp7,1 Juta per Suku, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Emas?

Kategori :