Sejarah Somalia Dari Zaman Kuno Hingga Modern

Selasa 12-03-2024,18:09 WIB
Reporter : Bodok
Editor : Almi

Beberapa sultan dan imam memimpin perlawanan terhadap penjajahan Portugis dan Ethiopia, yang mencoba menguasai wilayah pesisir Somalia. 

BACA JUGA:Bersejarah, Inilah Tempat-tempat Bersejarah yang Menjadi Saksi Bisu Perjalanan Panjang Lampung

Pada abad ke-19, Somalia menjadi sasaran kolonialisasi oleh Inggris, Italia, dan Prancis. 

Inggris menguasai wilayah utara, yang disebut Somaliland Inggris, sedangkan Italia menguasai wilayah selatan, yang disebut Somaliland Italia. 

Prancis menguasai wilayah Djibouti, yang disebut Somaliland Prancis.

Setelah Perang Dunia II, Somalia menjadi wilayah perwalian Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang diawasi oleh Italia. 

BACA JUGA:Tak Lengkap ke Sumsel Jika Belum Cicipi Makanan Khasnya yang Memiliki Sejarah Tersendiri, Emang Ada Apa?

Pada tahun 1960, Somalia merdeka dari Italia dan Inggris, dan membentuk Republik Somalia, yang dipimpin oleh Presiden Aden Abdullah Osman Daar. 

Somalia berusaha untuk menyatukan seluruh wilayah yang berpenduduk Somali, termasuk Somaliland, Djibouti, Ogaden, dan NFD, yang masih berada di bawah kendali Ethiopia dan Kenya. 

Hal ini menimbulkan konflik dengan negara-negara tetangga, yang berujung pada Perang Ogaden pada tahun 1977-1978.

Zaman Modern

Pada tahun 1969, Presiden Daar digulingkan oleh kudeta militer yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Mohamed Siad Barre. 

BACA JUGA:Wisata Sejarah 8 Candi di Pulau Sumatera, indoneisa,Keindahan Arsitektur yang Abadi!

Barre mengubah Somalia menjadi negara sosialis, yang mendapat dukungan dari Uni Soviet dan kemudian Amerika Serikat. 

Barre juga mengimplementasikan kebijakan nasionalis, yang menekan hak-hak kelompok-kelompok klan dan etnis minoritas. 

Hal ini menimbulkan ketidakpuasan dan pemberontakan di berbagai daerah, yang diperparah oleh krisis ekonomi, kelaparan, dan bencana alam.

Kategori :