Jumlah populasinya juga relatif kecil, yakni antara 19.000 hingga 20.000 jiwa saja.
Dahulu, suku Punan senang berdiaspora dan tinggal secara nomaden ke beberapa wilayah.
Namun, seiring berjalannya waktu, suku ini menetap dan mengimplementasikan sistem ladang bersama kelompok kecil lainnya.
Suku ini dikenal sebagai penjaga hutan rimba, karena sering kali bertemu dengan warga luar di wilayah hutan yang tertutup rapat.
Pemerintah menganggap bahwa suku Punan sebagai terasing karena pola hidupnya yang masih tradisional dan terisolasi dari dunia luar.
5. Suku Kutai
Ada suku Kutai yang masuk ke dalam rumpun Melayu karena faktor sosiologis dan antropologis yang mirip dengan suku Melayu.
Suku Kutai tinggal di wilayah Kalimantan Timur dengan populasi kurang lebih 280.000 ribu.
Beberapa adat istiadat yang melekat dengan suku Kutai, antara lain ada upacara adat bernama Erau,
tarian untuk mengobati suatu penyakit bernama Belian, dan lain sebagainya.
Di lain sisi, suku Kutai juga terkenal akan hal-hal mistisnya,
BACA JUGA:10 Tradisi Khas yang Membuat Dunia Tersenyum, Inilah Kisah Unik dari Berbagai Suku dan Negara!
dapat dilihat dari mantra-mantra gaib yang dituangkan dalam parang maya, racun gangsa, perakut, pelaros, dan lain sebagainya.
6. Suku Melayu