Benteng Kalamata, Melihat Jejak Sejarah dan Pesona Alam yang Memikat di Ternate

Sabtu 02-12-2023,07:33 WIB
Reporter : Jukik
Editor : Jukik

Perjalanan Panjang Benteng Kalamata

Fase Pertama: Pembangunan Portugis

Pada tahun 1540, Benteng Kalamata pertama kali dibangun oleh Antonio Vigaveta atau Fransisco Serao, dalam upaya pengembangan kekuasaan Portugis di Ternate. 

Namun, pertempuran dengan Sultan Baabullah menyebabkan kekalahan Portugis pada tahun 1575, dan mereka angkat kaki dari Ternate.

Fase Kedua: Penguasaan Spanyol

Pasca-penarikan diri Portugis, Spanyol menguasai Benteng Kalamata hingga tahun 1663, meskipun sering terjadi perebutan kekuasaan dengan Belanda.

BACA JUGA:Inilah 5 HP dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi, Gasken Say

Fase Ketiga: Keberadaan Sultan Tidore

Pada tahun 1798, Benteng Kalamata jatuh ke tangan Sultan Tidore ke-19.

Fase Keempat: Penguasaan Inggris

Pada tahun 1801, Inggris berhasil merebut Benteng Kalamata.

Fase Kelima: Penguasaan Belanda dan Pengosongan

Tahun 1810 menyaksikan Benteng Kalamata jatuh ke tangan Belanda, dan resmi ditinggalkan pada tahun 1843.

BACA JUGA:Artefak Romawi Muncul dari Puing-Puing Di Puncak Gunun Alpen, Koin Kuno dan Ritus Suci, Benarkah?

Fase Keenam: Penataan Kembali oleh Pemerintah Indonesia

Pada tahun 1989, Benteng Kalamata menjadi fokus penataan kembali oleh pemerintah Republik Indonesia setelah sekian lama terbengkalai.

Kategori :