PAGARALAMPOS.COM - Kota yang identik dengan istilah “Betawi” ini adalah kota Jakarat.
Betawi, merupakan salah satu suku yang mendiami kota Jakarta dan daerah satelit Jakarta seperti, Bekasi, Depok, Tangerang hingga Bogor.
Sementara itu, istilah “Betawi” dipercaya mulai hadir pada masa periode kekuasaan kolonial di tanah Nusantara.
Pada sekitar tahun 1916, kolonial belanda mengubah nama Sunda Kelapa menjadi Batavia (saat ini Jakarta).
BACA JUGA:Pemula Wajib Tahu, Inilah 5 Istilah Penting dalam Bisnis Digital
Dibawah panji kolonial itu akhirnya wilayah ini masyhur dikenal dengan sebutan Kota Batavia yang banyak dihuni oleh etnis keturunan Eropa, Arab, dan China.
Sejalan dengan perubahan nama tersebut, masyarakat yang berada di wilayah penyangga Batavia itu kerap menyebut Batavia dengan sebutan Betawi.
Kondisi tersebut dapat dimengerti mengingat, kata “Batavia” merupakan kosa kata serapan asal Belanda yang sulit dilafalkan oleh lidah para pribumi kala itu.
Mulai dari situlah Jakarta sangat kental kaitannya dengan istilah Betawi.
BACA JUGA:Simpel, Inilah 5 Cara Membentuk Tubuh SixPack, Nomor 5 Sering dilakukan!
Sementara etnis Betawi sendiri diperkirakan sudah ada jauh sebelum Belanda merebut wilayah Sunda Kelapa dari tangan Fatahillah.
Terkait kapan tepatnya etnik Betawi ini lahir, masih menjadi perdebatan dikalangan para ahli.
Ada yang menyebutkan bahwa etnik Betawi lahir pada abad ke-19, sebagian lainnya menyebut bahwa etnik Betawi lahir pada abat ke-16, bahkan ada yang menyebut bahwa etnik ini lahir di abad ke-20.
Dikutip dari berbagai sumber, secara tertulis sebutan “orang Betawi” pertama kali ditemukan dalam dokumen surat wasiat (testament) Nyai Inqua pada 1644.
BACA JUGA:Memahami Rate Card, Panduan untuk Menavigasi Penentuan Harga dalam Industri Bisnis