JAKARTA, PAGARALAMPOS.COM - Kecekatan personel Elit TNI menjaga perbatasan RI - RD Timor Lesrte patut diacungi jempol.
Belum lama ini, personel Satgas Pamtas Yonif RK 744/SYB berhasil menggagalkan penyelundupan berupa obat-obatan dan alat kesehatan.
Hal tersebut dibenarkan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Yudhi Yahya SH, dikutip dari laman tniad.mil.id, Sabtu (6/5/2023).
Penyelundupan tersebut dilakukan oleh warga Timr Leste. Yang kemudian barang bukti diserahka ke Bea Cukai dan Imigrasi di Mako Satgas, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, NTT.
BACA JUGA:Indonesia dan Timor Leste Sepakati Lima Perjanjian Kerja Sama
“Barang bukti penggagalan penyelundupan beberapa waktu lalu kita serahkan ke Bea Cukai," ungkapnya.
Lanjut Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, dia juga membeberkan untuk pelaku beranggotakan enpat orang.
Dijelaskan Dansatgas bahwa penyerahan barang bukti tidak hanya berupa obat-obatan, alat kesehatan. Juga 1 unit mobil Nopol DH 1783 DF.
Empat orang pelaku inisial YS dan MO telah resmi diserahkan ke Bea Cukai.
BACA JUGA:Kapolda Lepas 203 Personel Sat Brimob Polda Sumatera Selatan BKO Satgas Ops Amole 1 Papua
"Sedangkan dua lainnya yaitu ED dan RMO diserahkan ke Imigrasi karena merupakan warga Timor Leste," bebernya.
Pada proses penyerahan tersebut, Satgas didampingi oleh Satgas Intelijen TNI dan Subdenpom IX/1-3 Atambua.
Diriny menambahkan, adapun penyerahan barang bukti beserta pelaku ke Bea Cukai dan Imigrasi tersebut merupakan proses lanjutan.