Kenali Kehamilan Kembar, Tanda-tanda Hingga Penanganannya

Kamis 17-07-2025,06:40 WIB
Reporter : Almi
Editor : Almi

Pemeriksaan darah juga bisa membantu diagnosis kehamilan kembar. 

Jumlah hormon HCG pada awal kehamilan Anda yang mengandung anak kembar bisa lebih tinggi daripada Bumil yang tidak mengandung anak kembar. 

USG pada trimester kedua biasanya bisa menentukan jenis kelamin janin, tetapi ini bisa dilakukan jika posisi janin bisa memperlihatkan area genitalnya.  

BACA JUGA:Auto Joget! Video Musik Shopee x JKT48 “Lebih Hemat, Lebih Cepat” Jadi Tren Baru

Risiko Komplikasi pada Kehamilan Kembar Berikut ini adalah beberapa risiko kompilasi yang perlu Anda waspadai, di antaranya: 

1. Kelahiran Prematur Lebih dari setengah bayi kembar lahir prematur, yang berarti lebih awal dari usia kehamilan 37 minggu. 

Ini adalah komplikasi yang umum terjadi pada kehamilan kembar.  Janin akan bertumbuh semakin besar dan akan membutuhkan ruang yang lebih besar.

Kehamilan kembar akan membuat ruang bertumbuh menjadi semakin sedikit. 

Jika Anda menunjukkan tanda-tanda untuk melahirkan di usia kehamilan yang prematur, maka dokter akan memberikan injeksi steroid untuk mempercepat perkembangan paru-paru janin. 

BACA JUGA:Wajib Kalian Tahu Manfaat Daun Sirih untuk Mata dan Fakta Keamanannya!

2. Diabetes Gestasional Jika Anda hamil anak kembar, maka risiko mengalami diabetes gestasional juga akan meningkat. 

Kondisi ini akan menyebabkan gula darah yang tinggi pada sang ibu.  Gula darah yang tinggi dapat berdampak pada kehamilan dan kesehatan janin dalam kandungan.

Anda bisa melakukan konsultasi dengan ahli gizi untuk membantu menjaga gula darah tetap normal selama hamil. 

BACA JUGA:Sajian Khas Batam yang Menggoda Selera, Di Coba yuk ?

3. Preeklampsia Kondisi ini menyebabkan peningkatan tekanan darah secara mendadak pada wanita hamil. 

Preeklamsia adalah kondisi darurat medis dan bisa saja Anda perlu melahirkan janin lebih cepat. 

Kategori :