DPKP Damkar Bekali Pelajar Hadapi Situasi Darurat Kebakaran
Foto : Pelajar SMK Muhammadyah Pagar Alam dibekali edukasi bahaya kebakaran di Kantor DPKP Damkar Pagar Alam.--ist
PAGARALAMPOS.COM – Tingkatkan kesadaran terhadap bahaya kebakaran sejak dini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pagar Alam menggelar kegiatan sosialisasi, edukasi, dan simulasi penanggulangan kebakaran di lingkungan SMK Muhammadiyah Kota Pagar Alam.
Kegiatan ini melibatkan para siswa-siswi serta dewan guru. Tidak sekadar memberikan pemahaman teori, petugas Damkar juga memperagakan secara langsung teknik penanganan kebakaran menggunakan armada mobil pemadam kebakaran di halaman sekolah.
Kepala DPKP Kota Pagar Alam melalui Hafiz, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, agar memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.
Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan kebakaran harus ditanamkan sejak dini. Melalui simulasi ini, para siswa dibekali pengetahuan tentang cara mencegah kebakaran, langkah-langkah evakuasi, hingga tindakan darurat yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran di lingkungan sekitar.
BACA JUGA:Bukan Sembarang Mobil Damkar Ini Keunggulan Mobil APPI yang Siap Tembus Medan Sulit!
BACA JUGA:Sinergi Hadapi Bencana, Wako Siagakan Damkar Setiap Kecamatan
BACA JUGA:Penuhi Perlindungan dan Tunjangan Risti Kepada Petugas Damkar, Rekam 20.931 Kasus Kebakaran
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya pencegahan dan mitigasi bahaya kebakaran. Harapannya, mereka tidak hanya mengetahui secara teori, tetapi juga memahami langkah praktis yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Hafiz.
Ia juga mengimbau masyarakat dan para pelajar agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, berhati-hati menggunakan instalasi listrik, serta menjauhkan berbagai sumber api dari tempat yang berpotensi membahayakan.
Hafiz menegaskan, upaya pencegahan merupakan langkah paling penting untuk meminimalkan risiko kebakaran dan melindungi keselamatan masyarakat.
“Sesuai slogan kami, lebih baik mencegah daripada mengobati. Mari kita cegah kebakaran sejak dini dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan. Pantang pulang sebelum padam, bekerja dengan hati, bekerja dengan ikhlas untuk pemadaman kebakaran,” pungkasnya penuh semangat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
