iklan nagih
Pemkot PGA

Pencuri Kopi di Pagar Alam Ditangkap, Korban Diikat dan Diduga Dianiaya

Pencuri Kopi di Pagar Alam Ditangkap, Korban Diikat dan Diduga Dianiaya

Foto : Pelaku Agoscil diamankan berserta barang bukti kejahatannya.--ist

PAGARALAMPOS.COMSatreskrim Polres Pagar Alam ungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang pelaku beraksi cukup sadis dengan melakukan penyekapan kepada korbannya.

Pelaku diketahui bernama Agoscik (20) tercatat warga Desa Talang Pagar Agung Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat.

Aksi pencurian tersebut dialami korban Hudri (62), warga Dusun Pematang Bango Kelurahan Curup Jare Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam.

Informasi yang dihimpun pagaralampos.com, aksi penurian tersebut diduga kuat korban yamg telah renta mendapat tindakan kekerasan dari pelaku, yang kejadiannya disebuah kebun di kawasan Pematang Bango pada Rabu dini hari (19/8/2026) sekira pukul 02.00 WIB. 

Pelaku setelah meyekap korban dengam cara diikat lalu membawa kabur biji kopi yang ada dipondok diperkirakan 1 ton lebih.

BACA JUGA:Duo Pelaku Curanmor Ini Ternyata Residvis, Terlibat Kasus Curas dan Senpi

BACA JUGA:Nataru di Pagar Alam Kondusif, Ops Lilin Musi 2025 Nihil Lakalantas dan Curas

Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro SIK melalui Kasatreskrim AKP Angga Kurniawan STrk membenarkan berhasil meringjus pelaku Curas.

"Pelaku kita ringkus setelah mendapat laporan korban, yang kejadiannya pelaku menyekap dengan cara mengikat korban di pondoknya," ungkapnya.

Mengenai kronologisnya, berawal dari anak korban yakni Wawan mendapat telepon melalui videocall whatsapp dari temannya Ari yang mengunjungi kebun ayahnya yakni korban Hudri.

Rabu sore sekira pukul 17.00 WIB, Ari melihat ada motor terparkir di pondok ayahnya.

Lalu menanyakannya kepada Wawan, jika motor tersebut milik ayahnya (Hudri). Kemudian Wawanpun langsung bergegas menyusul Ari.

Setelah sampai di lokasi, Wawan melihat bahwa jemuran kopi ayahnya di jalanan pondok sudah berhamburan.

Dengan perasaan curiga langsung bergegas masuk ke pondok. Kagetnya Wawan, menemukan ayahnya Hudri dengan keadaan tangan dan kaki terikat serta muka yang ditutup menggunakan kain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: