Pemkot PGA

Wujudkan Pelayanan Prima, Polda Sumsel Terapkan Pengawasan Solutif dan Terintegrasi Berbasis Data Digital ⠀

Wujudkan Pelayanan Prima, Polda Sumsel Terapkan Pengawasan Solutif dan Terintegrasi Berbasis Data Digital  ⠀

Foto : Kapolda Sumsel sampaikan arahan saat pimpin Rakerwas Itwasda Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 dan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Pengawasan yang digelar di Ballroom Hotel The Alts Palembang, Rabu, 20 Mei 2026. --ist

PAGARALAMPOS.COMPolda Sumatera Selatan memperkuat transformasi tata kelola institusi yang bersih, modern, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengawasan berbasis data digital. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Kerja pengawasan (Rakerwas) Itwasda Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 dan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi pengawasan yang digelar di Ballroom Hotel The Alts Palembang, Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho SIK SH MHum  sebagai bentuk komitmen institusi dalam memperkuat sistem pengawasan internal yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Transformasi pengawasan ini dipandang sebagai fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan program pembangunan nasional dan optimalisasi pelayanan publik kepolisian di wilayah Sumatera Selatan.

Rakerwas Itwasda 2026 diikuti oleh para Auditor Kepolisian Madya, Wakapolres, Kasiwas, operator satker, serta personel pengemban fungsi pengawasan dari seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan.

BACA JUGA:Dukung Asta Cita, Polda Sumsel Perkuat Sabuk Kamtibmas di Empat Lawang

BACA JUGA:Ditlantas Polda Sumsel Tinjau Jalan Rusak di Pagar Alam

Forum ini juga menghadirkan unsur pengawasan eksternal dari Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan guna memperkuat objektivitas evaluasi organisasi.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat integritas, serta meningkatkan kemampuan personel pengawasan dalam menghadapi tantangan institusi yang semakin kompleks di era digital. Pengawasan tidak lagi hanya berorientasi pada pencarian kesalahan administratif, tetapi diarahkan menjadi instrumen pembinaan dan perbaikan sistem organisasi secara berkelanjutan.

Langkah penguatan fungsi pengawasan tersebut berjalan sejalan dengan kebijakan Program Presisi Kapolri yang menitikberatkan pada aspek Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.

Melalui digitalisasi sistem pengawasan, Polda Sumatera Selatan mendukung penuh agenda reformasi birokrasi pemerintah pusat dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, responsif, dan terpercaya.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai penguatan sistem pengawasan berbasis elektronik, tata kelola audit modern, hingga strategi mitigasi risiko organisasi melalui pemanfaatan basis data digital terintegrasi.

Sistem tersebut diharapkan mampu meminimalisasi maladministrasi, memperkuat kesinambungan program kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepolisian kepada masyarakat.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho SIK SH MHum menegaskan bahwa transformasi digital dalam pengawasan merupakan kebutuhan mendesak agar institusi Polri mampu bergerak lebih cepat, akurat, dan akuntabel dalam menjalankan tugas.

“Pada era digital saat ini, pengawasan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ke depan, perlu kita dorong penguatan sistem digital seperti e-Wasda maupun e-audit guna mendukung proses verifikasi, pemeriksaan, dan dokumentasi pengawasan yang lebih tertib, transparan, dan efektif,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: