Proses Pemulangan Terkendala, 15 Warga Sumsel Masih Tertahan di Kamboja
Foto : Wagub Sumsel Cik Ujang. --ist
PAGARALAMPOS.COM - Upaya pemulangan 15 warga Sumatera Selatan dari Kamboja hingga kini masih menghadapi hambatan administratif. Status keimigrasian para pekerja yang bermasalah membuat proses kepulangan tidak bisa dilakukan secara cepat.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan terus melakukan pendampingan dan koordinasi lintas lembaga guna mempercepat penyelesaian dokumen yang dibutuhkan.
Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, mengatakan pihaknya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus berkomunikasi dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun perwakilan Indonesia di luar negeri.
“Kami tidak tinggal diam. Koordinasi terus dilakukan agar proses pemulangan segera terealisasi,” ujar Cik Ujang saat menyampaikan keterangan dalam Rapat Paripurna XXXI di DPRD Sumatera Selatan, Senin (2/3/2026).
BACA JUGA:Tinjau Progrres Jembatan Musi V, Wagub Sumsel Optimis Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026
BACA JUGA:Perkuat Pembinaan Sambo, Wagub Sumsel Targetkan Prestasi Dunia
Menurutnya, ke-15 warga tersebut masuk dalam kategori pekerja bermasalah atau berstatus ilegal di Kamboja. Kondisi itu mengharuskan mereka mengikuti prosedur hukum dan administrasi yang berlaku di negara tersebut sebelum dapat dipulangkan.
Saat ini, para pekerja tengah menjalani proses penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai dokumen pengganti paspor untuk melengkapi persyaratan administrasi di Kedutaan Besar Republik Indonesia.
Selain berkoordinasi dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), Pemprov Sumsel juga menggandeng jajaran Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polda Sumsel serta Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
BACA JUGA: Terjebak Sindikat Judi Online, 15 Warga Sumsel Masih Tertahan di Kamboja
BACA JUGA:Jeritan Pemuda Palembang di Kamboja, Gubernur Koordinasi Polda Sumsel Telusuri Kebenaran
Pemerintah daerah juga telah mengumpulkan perwakilan keluarga para pekerja untuk memberikan penjelasan terkait perkembangan terbaru sekaligus membahas langkah lanjutan yang akan ditempuh.
Pemprov Sumsel berharap seluruh tahapan administrasi di Kamboja dapat segera rampung, sehingga para warga dapat dipulangkan dengan aman dan kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
