Baterai SLA atau Litium untuk Motor Listrik? Ini Perbandingan Biaya, Performa, dan Keuntungannya*
Baterai SLA atau Litium untuk Motor Listrik? Ini Perbandingan Biaya, Performa, dan Keuntungannya*-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Motor listrik semakin banyak dipilih sebagai alternatif kendaraan yang ramah lingkungan sekaligus hemat biaya harian.
Di balik performa dan kenyamanan berkendara, terdapat satu komponen vital yang sangat memengaruhi efisiensi penggunaan, yakni baterai.
Saat ini, motor listrik umumnya menggunakan dua jenis baterai utama, yaitu SLA (Sealed Lead Acid) dan litium. Meski baterai litium kerap dianggap mahal, keunggulan yang ditawarkannya membuat banyak pengguna mulai beralih.
Lantas, apa saja perbedaan serta kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis baterai tersebut?
Baterai SLA: Ekonomis dan Praktis, Namun Terbatas
Baterai SLA merupakan teknologi baterai timbal-asam tertutup yang sudah lama digunakan, termasuk pada motor listrik generasi awal.
BACA JUGA:Touring Makin Praktis! Yamaha EC-06 Andalkan Teknologi Swap Baterai Super Cepat
Keunggulan paling menonjol dari baterai ini terletak pada harganya yang relatif terjangkau, sehingga motor listrik berbasis SLA umumnya dipasarkan dengan banderol lebih murah dan cocok bagi pemula.
Selain itu, sistem baterai SLA tergolong sederhana dan mudah dalam perawatan. Ketersediaan suku cadang serta bengkel yang memahami karakter baterai ini juga cukup luas. Dari sisi keamanan, baterai SLA relatif stabil karena risikonya terhadap panas berlebih tergolong rendah.
Namun, baterai SLA memiliki sejumlah keterbatasan. Bobotnya yang berat membuat motor terasa kurang lincah.
Kapasitas daya yang dimiliki pun lebih kecil, sehingga jarak tempuh cenderung terbatas. Waktu pengisian daya juga cukup lama, berkisar antara 6 hingga 8 jam untuk pengisian penuh.
BACA JUGA:Tampil Lebih Dewasa, Honda Scoopy Stylish 2026 Grey Hadirkan Sentuhan Elegan dan Teknologi Terkini!
Dari segi ketahanan, usia pakai baterai SLA relatif singkat. Umumnya, baterai ini hanya mampu bertahan sekitar 300–500 siklus pengisian sebelum performanya menurun signifikan, terutama jika sering digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Baterai Litium: Lebih Ringan, Modern, dan Tahan Lama
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
